Selasa, 23 Oktober 2018

Why homemade?

Diposting oleh mirefasdiari di 10.20 2 komentar

Image result for homemade quotes
Why not? As we know, homemade is everything which made in the home by one's own effort. In the other words, it served by love to make everyone happy. Absolutely, for me Homemade food is happiness. So, in this writing session I would like to tell you some essential reasons why I prefer homemade food more than store boost one.
First thing first, we can make sure by our self that it contains healthier ingredients which is fresher, no artificial, preservative, any many other chemical ingredient. Many commercially prepared foods are high in fat, salt, and sugar. When we prepare our own food, we know exactly which ingredients and how much of each are going into our food. Moreover, we also guarantee the cooking process will be more hygiene
Secondly, believe it or not, it gives us more self-satisfaction if we could make our favourite dish, or even dream food. When we get closer and reach the expectation result, we can get happier and boost our confident. Why not? Cooking and baking are need long process, so when the other feel happy and appreciate our food will give plus point that can't be describe by any word. Another reason, I also have terrible experience when I eat in the restaurant, sometimes the food was so expensive, but the presentation and the taste is far from my expectation that I regret the most. How could this kind of food be so expensive, it’s better than I cook by myself i can make a better one with higher quality food ingredient and tastier off course.
Thirdly, portion control. Many restaurants and fast food joints offer portions that are much larger than necessary. And the problem is, when food is in front of you, chances are you’ll eat it. When you dine in, you can regulate the amount of food served for dinner, eliminating unnecessary temptation.
fourth.
Fourth, brings family together. Eating at home gives the entire family time to talk about their day. Nothing better than stay close with food while have good quality of conversation with the member of family. it will give unforgettable moment as time goes on.
Last but not least, in this modern era, people tend to think more practically and consumptive than ever. They buy food at food street which we cannot make sure the dish material is hygiene or not, they order food online, buy frozen food, eating in the restaurant just for social purpose, and many more. However, by making our own food will indirectly teach our children how to make it, Moreover, it will give more advantages in long term effect in the future. The truth is, we indirectly set the perspective of creating than buying, support them to discover the invention. Furthermore, I wish my kids will able not only to create something, but also to sell something for their life. Well, that’s my opinion about Why I choose more Homemade food. So, my question is I’d love to hear from you: How often do you cook at home? Cheers to food balance!


7 Top YouTube Cooking Channel Based on My Version

Diposting oleh mirefasdiari di 09.34 2 komentar


From beginner to proffesional one, inilah beberapa 7 Top Chef YouTube Channel favorit saya. Adapun beberapa alasan saya memilih program tersebut adalah,  videonya editingnya menarik,  resepnya bisa dipercaya,  nyaris anti gagal,  dan memotivasi saya untuk berani mencoba menu masakan yang baru dengan tingkat kesulitan yang bervariasi masak   Ok, saya gak akan banyak basa -basi,  langsung aja ya guys.. 

1.    Kokiku. TV by  Yudha Bastara


Image result for kokiku.tv

Image result for kokiku.tv yudha bastara


Channel ini menyajikan berbagai makanan, salah satunya makanan viral dari savory food to dessert . Setiap melihat video tentang makanan kekinian yang sedang viral, saya jadi mengurungkan niat untung membeli makanan tersebut  karena saya merasa bisa buat sendiri di rumah dengan melihat video dari channel ini.  Sayangnya kesulitan utama ketika aku mau memasak tidak ada resep tertulisnya even mereka bilang ada di website kooky. TV,  tapi tetap susah dicari since they not state the direct link.

2.    Dessert Castle by Putri Miranti

Image result for dessert castle putri

Image result for dessert castle putri

Masih dalam satu studio tv yang sama yaitu, Kokiku.tvm namun berbeda dengan Yudha Bastara,  Putri Miranti lebih memfokuskan pada dessert sebagai main menu of the channel.  Setiap melihat dia masak kayaknya seru dan gampang banget,  tapi pas saya mencobanya sendiri ternyata oh ternyata,  tidak semudah yang dilihat, tapi masih mudah diikuti kok santai aja.  Aku juga suka penjelasan dia yang detail mengenai teknik masak,  penggunaan perabotan masak, dan yang pasti bahan alternatif yang berguna untuk beginner baker like me, easy to recook them.

3.    Bigger Bolder Baker by Gemma Stafford 
Image result for bigger bolder baking

Image result for bigger bolder baking


I have already mentioned her name for a thousand times the reason why I love her channel so badly.  Gemma Stafford adalah seorang baker berkebangsaan Irlandia professional yang memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun di Amerika, namun dia dan suaminya memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya berkarir sebagai full time chef youtuber to share the best ever secret recipes of baking.  What an inspiring story! Sukses selalu buat pasangan yang so sweet ini.   Mbak Gemma memang nomor satulah buat saya.  


4.    Cupcake Jemma 


Image result for cupcake jemma
Jemma adalah seorang pengusaha kue ternama asal London. She's so professional!  Setiap melihat kue dia selalu terbayang kapan ya bisa membuat kue se-epic itu, seru banget ya punya took kue selaris dan sekece itu. Hmmm,,, entahlah hanya bayangan saja, hihihi. Well, yang paling saya suka dari tutorial dia adalah resep cup cake dan cake yang bervariasi dan unik banget. 

Image result for cupcake jemma
she's totally apply the beauty of are in her dessert.Pokoknya kece bangetlah so mba Jemma ini. 


5.    Oh Yum by Anna Olson


Image result for oh yum


Pertama kali aku lihat tutorial ini ketika mencari resep fudgy choco chip cookies

Image result for oh yum

Tante Anna memberikan banyak teknik memasak yang detail banget which so informative for the amateur baker like me, walaupun sayangnya saya jarang menggunakan full resep dia karena bahan2 yang dia gunakan mostly premium ingredient which absolutely  expensive enough for me. 


6.    Pufflova by Diana Amelia


Image result for pufflova diana amelia

Aku baru liat tutorial resep dia akhir-akhir ini.  Videonya edittingnya keren dan attractive banget buat anak remaja, cute gimana gitu, resepnya juga ok. Yang paling saya suka adalah dia sering membuat resep terinspirasi dari Film lho.  Gak sabar pengen recook resep dia pas gajian nanti,  eits  pas suami gajian Deng hihihihi.


7.    Hidamari Cooking

Image result for hidamari cooking

Related image
Suka penasaran deh, kalo kue kekinian orang Jepang kenapa bisa Fluffy gitu, kayak Japanese Pancake, Japanesse cheese cake, Tokyo Banana, dan masih banyak lagi. Ternyata pencarian ini membuat saya menjadi sangat penasaran sama channelnya Hidamari Cooking. Suka banget!

Ok, begitulah cooking channel favorit saya, tidak ada yang sempurna karena semuanya saling melengkapi satu sama lain. At the end, saya hanya bisa berdoa  dan berharap semoga selalu diberi kesehatan, semangat, dan pastinya rezeki supaya bisa berlatih membuat dessert-dessert kece ini.  Aamiin



Minggu, 21 Oktober 2018

Hari Jisun: My Inspiration of the day!

Diposting oleh mirefasdiari di 08.40 2 komentar
Image result for hari jisun
pic reference: yukepo.com

Zaman now, nge-hits banget yang namanya Vlogging. Hari Jisun adalah sebuah channel Youtube yang menampilkan review berbagai makanan khas Indonesia oleh orang korea yang bernama Jisun. Saya nge fans banget sama youtuber cantik ini karena lawakan dia lucu banget dan berani mencoba berbagai masakan indonesia dari yang di restoran ternama, hits, bahkan jajanan di pasar. She's so creative! Dan yang paling penting dia juga jago masak lho dia bahkan sering bereksperimen membuat masakan korea dengan bumbu andalan Indonesia yaitu berbagai macam sambal, Mie, bumbu olahan , dan masih banyak lagi.
Namun, hari ini saya akan membahas pada salah satu episode yang terbarunya yang berjudul "Draw My Life" , yaitu perjuangan dia dalam meraih mimpinya sejak kecil hingga berhasil menjadi Youtuber terkenal sampai sekarang. Ternyata, menjadi vlogger itu gak gampang. Perlu banyak latihan berbicara di depan kamera, perlu banyak keberanian untuk mengungkapkan ide secara kreatif, dan tentunya edit video supaya menarik, dan masih banyak tantangan lainnya. Begitu pula menjadi selebgram, yang awalnya aku sempet pikir, enak, ya, jadi selebgram, tinggal di foto-foto aja bisa menghasilkan uang, bisa di endorse sana dan sini. Tapi, ketika kita menjalaninya, apakah itu mudah? apakah itu terjadi secara instan? Well, everything needs process. Don't ever judge anything until you step on someone's toes. 
Yang paling menyentuh hati dan memotivasi saya adalah kegigihan  Jisun di awal debut videonya ternyata kurang banyak peminatnya hingga dia bertekad untuk membuat 100 video. Ini sama banget dengan pengalaman saya, saya sudah membuat blog dari tahun 2010 namun followernya gak banyak, segitu-segitu aja. Udah share sana-sini, even yang baca pun gak banyak huhuhu sedih gak sih. Namun, dengan melihat video ini saya akan melakukan hal yang sama , akan terus berjuang hingga hari yang ke 100!
Buat saya, menulis adalah hal yang paling bisa saya andalkan sekarang dibandingkan dengan aktivitas mana pun, maklum saya ibu rumah tangga yang sedang berproses mencari penghasilan tetap. hihihi. Menulis juga adalah salah satu jendela yang membuka ide-ide saya agar bisa keluar dan diekspresikan dengan baik. Jadi, kegiatan ini sangatlah multifungsi untuk mengasah otak saya yang jarang digunakan untuk bekerja hihihi.

Thanks to Jisun for your inspiration. Wish you get more luck in the future!
And
Good Luck for me!!!

Puding Lumut Butter

Diposting oleh mirefasdiari di 08.00 0 komentar



Penasaran sama resep yang sempet ngeHits sekitar setahun yang lalu. Gak sengaja liat tutorial resep ini dari Kokiku. Tv by Yudha Bastara. Sekilas kayak yang gampang ya,  tapi ternyata,  agak fail sedikit pas pembuatannya.  Bagian tersulit adalah teknik temper kuning telur ke bahan adonan puding butternya. Alhasil bergerenjel kayak omelette deh. Wkwkwkwkwk. 
Well, sejujurnya, sebenarnya tantangan yang paling berat adalah badan sedang lemas letih lesu plus ditemani sama asisten cilik, yang gak lain gak bukan adalah si baby Han Han.  Hihi. Yah namanya juga udah punya anak.
Rasanya? Hmmm,  ya begitulah masih Jauh dari ekspektasi,  sejujurnya,  entah memang rasanya yang begitu atau teknik saya yang masih salah huhuhu. Sepertinya saya harus coba sekali lagi kalo ada waktu dan kesempatan supaya bisa buat puding butter ala instagram gitu d. Ok, gak banyak basa-basi,  inilah resepny, Let's get cooking! 

Pudding Lumut Butter

Lapisan 1: puding Lumut

Bahan

·         600 ml air

·        1 sachet agar2 plain
·        125 ml santan
·        100 gram daun suji/pandan
·        2 butir telur
·        100 gram

     Cara Membuat
  1. Masukkan 600 ml air, 1 sachet agar2 plain, 125 ml santan, 100 gram daun suji/pandan, 2 butir telur, 100 gram gula, sejumput garam di blender sampai halus dan disaring dan dipanaskan hingga mendidih sehingga santan dan telur menjadi pecah.
  2. Tipsnya, untuk butiran lumut yang lebih kecil bisa mengaduk adonan lebih sering dengan menggunakan whisk, sebaliknya untuk hasil butiran lumut yang besar, tidak perlu sering diaduk.
  3. Setelah mendidih, tunggu adonan lumut hingga dingin sampai mengental  sebelum dimasukan ke loyang masukkan kedalam loyang, dan didinginkan.


Lapisn 2: Puding Butter

Bahan
·         550 ml air 
·         1 sct agar-agar
·         100 gram mentega/ margarin
·         180 gram SKM
·         sejumut garam
·         3 kuning telur

Cara Membuat
  1.  Masukan 550 ml air dan 1 sachet agar-agar didihkan
  2.   Masukan 100 gram mentega/ margarin+ 180 gram SKM+ sejumut garam
  3.   Masukan 3 kuning telur dengan menggunakan proses penyamaan suhu (temper) yaitu degan memasukan beberapa sendok adonan mentega ke dalam telur dan dikocok hingga suhunya sama lallu di masukan ke adonan yang besar. Pastikan kuning telurnya diaduk merata dan panas dari agar-agar dapat melelehkan kuning telurnya. Setelah itu tunggu beberapa menit untuk didinginkan sampai akhirnya dimasukan ke cetakan dan voila, pudding lumut butter siap disajikan


My Surviving skill as Mom: Han Han dan MPASI

Diposting oleh mirefasdiari di 07.34 0 komentar


Gak harus jauh-jauh ke gunung atau berlari ke hutan, bahkan menyelam ke dasar lautan untuk mengasah surviving skill. Bagi saya, cukup mengasuh si Baby Han Han,  saya sudah banyak belajar mengenai surviving skill,  terutama ketika MPASI.  Well, setiap Ibu pasti punya pengalaman dan penanganan yang menarik dalam Memberikan MPASI untuk si bayi cilik.  Inilah cerita saya, bagaimana dengan cerita mama yang lain?
MPASI alias makanan pendamping ASI biasanya mulai diberikan pada bayi usia 4-6 bulan.  Adapun tujuannya untuk menunjang gizi si buah hati di saat kandungan tertentu yang terdapat ASI pada  bulan tersebut mulai berkurang.  Sama seperti menyusui, proses pemberian MPASI pun harus dengan penuh perhatian dan kasih sayang,  dari mulai memilih dan menyajikan menu makanan dengan gizi yang baik dan seimbang,  melatih kedisiplinan makan,  komunikasi dengan si bayi, dan masih banyak lagi.
Lalu, apa kaitannya MPASi dengan surviving skill? Tentu saja sangat berkaitan.  Mengapa? ada saatnya ketika pemberian MPASI menemukan banyak sekali tantangannya yang sangat menguji  keuletan, kesabaran, dan kreativitas orang tua terutama ketika si GTM (gerakan Tutup Mulut)  muncul. Dan kalau gerakan ini muncul udah kayak main pencak silat aja,  silat sana silat sini.  Berbagai jurus si Mami berikan, namun bayi bocah yang semakin cerdas setiap harinya,  semakin awas dan mengetahui bagaimana cara menghindar.  Whoaa akhirnya drama perhelatan pencak silat berlangsung selama kurang lebih 30 menit lamanya. 
Adapun alasan GTM baby Han Han karena  masalah tekstur dan bosan dengan menu makanan yang cenderung monoton.  Saya sendiri bukannya gak kurang berusaha,  walalupun belum banyak mencoba.  Saya telah melakukan berbagai variasi menu dan cara memasak,  namun kadang ada yang cocok ada yang tidak. Belum lagi dia cepat sekali bosan dengan menu-menu yang itu saja, walaupun baru diberikan untuk kedua kalinya. Saya jadi serba salah, masak sedikit takut kurang, tapi kalau masak banyak takut mubazir, dan untuk supaya berkah , kalau gak habis ya saya kasih sisa makanannya ke Mew Mew, kucing liar yang tinggal di rumah.  Alhasil, gak Cuma Han Han aja yang tambak montok, si Mew Mew juga jadi kebagian rezeki Han Han hasil jerih payah maminya. Alhamdulillah ya, pemirsah, hihihi. Alhamdulillah juga si bayi ini udah bisa sedekah sejak dini. Hihihi. Namun, saya harus selalu berusaha demi memberikan gizi yang terbaik untuk si Kecil. Semoga saya dan baby Han Han bisa saling bekerja sama
Begitulah kisah survivingl skill setelah saya menjadi seorang Ibu. Tidak Ada hari yang sama, metode atau penanganan yang berhasil pada hari ini belum tentu berhasil untuk keesokan hari. Hal ini sangatlah wajar,  karena si bayi berubah , bertumbuh dan berkembang setiap harinya.  Oleh karena itu, saya sebagai seorang Ibu,  harus selalu berusaha untuk mencari cara,  ide,  dan inspirasi agar bisa mengasuh si bayi dengan baik. 



Rabu, 17 Oktober 2018

Penny Lane Brownies

Diposting oleh mirefasdiari di 08.02 2 komentar



Akhirnya setelah menanti berhari-hari dan berminggu-minggu lamanya saya bisa membuat sebuah resep brownies yang membuat saya penasaran. Resep brownies yang saya peroleh dari kaka saya tercinta Evita dari sebuah blog bernama  http://pennylane-kitchen.blogspot.com by Kak Riana Ambarsari. Resep brownies yang katanya sih minimalis, tapi rasanya gak kalah, lho, sama resep berbahan premium. It’s so Fudgy and chocolaty brownies. Brownies yang membuat kalian pasti ketagihan, dijamin One bite is never enough. Hal ini terbukti waktu saya tes ke suami saya yang awalnya nolak karena sakit perut, begitu mencoba langsung ketagihan. Hihihi. Lalu bagaimana dengan saya? Haduh jangan ditanya deh, satu baris brownies habis ludes sama saya sendiri. Hihihi. Penasaran banget, khan, kayak gimana resepnya? So, Let’s get cooking!

PennyLane Brownies



Bahan:

4 butir telur
400 gr gula pasir
1 sdt vanilla pasta
220 gr terigu
70 gr cokelat bubuk
½ sdt garam
200 gr minyak goreng
150 gr kenari panggang
100 gram dark chocolate chips

Cara Membuat:

  1. Alasi loyang kotak 22x22x4 cm atau 2 loyang persegi panjang 20x10x4 cm dengan kertas kue, olesi minyak goreng. Panaskan oven 180˚C. Campur terigu, cokelat bubuk dan garam, aduk rata, sisihkan.
  2. Kocok telur, gula dan vanilla hingga kental dan gula larut. Matikan mikser. Ayakkan campuran tepung ke dalam adonan telur, aduk rata. Masukkan minyak goreng, aduk rata. Masukkan kenari dan chocolate chips, aduk rata.
  3. Tuang adonan ke loyang, panggang kurang lebih 20-35 menit. Keluarkan loyang, biarkan dingin di dalam loyang. Balik ke atas papan kue, potong-potong.



Hope you like it guys

Dessert Tutorial by Gemma Stafford

Diposting oleh mirefasdiari di 07.41 0 komentar

Dessert is like a feel-good song and the best ones that make you dance- Chef Edward Lee

Fudgy Brownies, Red Velvet Cheesecake Cake, Banana Bread, No Bake cheesecake, The best ever chocolate cake, Japanese Cheesecake, Pie, Ferrero Rocher, Cup Cake, Crazy Dough Tuna Roll Bread, Pavlova, Homemade Ice cream, and many more are some recipes by @GemmaStafford I had replicate when I was pregnant. 
Furthermore, I also made homemade whipped cream, Nutella, butter milk, cream cheese, brown sugar, and many other homemade ingredient that budget friendly, yet still work really well as a premium one. The egg substitution also gives benefit information especially for egg intolerant and vegetarian. 
It was totally a joyful kitchen experience since finally I could achieve some new recipes which I thought it would be difficult enough for beginner like me.  Though the result still looked a rustic one and quiet far from perfect, my curiosity and confident grows in each day.  It was a huge improvement! 
Believe it or not, I'm so in love in baking as it more than making a sweet dessert.  By applying her secret recipes, I began to realize of the philosophy behind all delicious dessert in the world.  I believe everything in life has a process. Patient, persistent, relax, creative, and innovative are the best keys to succeed all tasty amazing dish which will make anyone happy. Yes, it's kinda happiness that anyone can't buy. 
I can't wait to learn and try many awesome yet simple dessert recipes. Thanks for sharing the beneficial tutorial @GemmaStafford, can't wait for the newest tutorial. I also want to share the written recipes in Bahasa and based on my experiences. 

Yes, I'm absolutely a dessert lover.

Senin, 15 Oktober 2018

Sleep My Baby Sleep: My Sleep Training Story

Diposting oleh mirefasdiari di 08.23 0 komentar


Hai readers! 
Wish God bless your day 

Sebenarnya saya bingung sih mau ngobrol apa hari ini.  Banyak posting yang siap tayang namun sayang dokumentasi masih harus menunggu si Pak Fotografer alias pak suami saya yang kece, walau dia masih amatir, so far so good lah jepretan beliau,  jauh lebih bagus dari jepretan saya wkwkwk.

Baiklah, setelah memutar banyak ide, saya memutuskan untuk sharing pengalaman saya tentang bed time routine untuk si bayi kecil yang makin hari makin lincah. Sleep training yang saya terapkan agar bisa membuat si bayi bocah tidur sepanjang malam.  Sebenarnya saya sudah menerapkan berbagai cara agar si baby Han Han bisa tidur sepanjang malam, bahkan dari usia 2 bulan. What, Is it too early? Mengapa saya sudah menerapkannya pada usia yang sangat dini?  Karena dia sudah bisa mengenal siang dan malam.  Selain itu,  dia juga sudah memiliki pola tidur yang konsisten.  Namun,  semua itu buyar seketika ketika Han Han grow spurt,  sakit, menginap di rumah nenek,  dan berbagai alasan lainnya yang bisa mengubah pola tidur bayi secara drastis.

Awalnya hanya bernaksud untuk mengikuti teori tidur bayi, saya mengikuti all bed time routine dari pijat bayi, mandi,  Story telling,  turn off the light,  lullaby song or even White noise, rocking him with bouncer,  full feeding,  and strict nap time schedule, namun semua usaha yang saya lakukan masih belum berhasil bahkan sampai dia berusia tujuh bulan. What horrible it is!!!!? Apakah diantara kalian ada yang mengalami hal yang sama?

Berbagai metode menidurkan saya coba,  ari mulai cara yang sangat humanis,  hingga yang strict dan cenderung kejam,  yaitu cry it out bagi sarjana psikologi seperti saya,  well, sebenernya sih saya hanya penasaran untuk mencoba metode ini dan berusaha tutup mata, menghiraukan efek psikologis yang kurang baik walaupun yaaa hanya berhasil beberapa malam saja.  So,  bisa dibilang, kadang metode-metode tersebut berhasil di hari ini namun sia -sia di kemudian hari.  Hiks, sedih,  kadang suka iri sama ibu 2 yang bilang anaknya udah bisa tidur sepanjang malam,  bahkan dari usia 2 bulan.  

Hal ini yang membuat saya sempet kesel ke si bayi yang tak berdosa ini kenapa dia bangun terlalu cepat dan sebagainya. Haduh parah banget ya,  amun Abi mengingatkan saya untuk selalu bersabar,  semua pasti ada waktunya 

Memasuki usia ke 5 bulan, mungkin karena lelah dan menyerah akan daya dan upaya yang namun masih belum berhasil,  sekarang saya sudahlah melepas and say give up pada semua teori tersebut dan lebih let it flow dengan mengamati respon si bayi. Entahlah, kalian mungkin bisa bilang kalau saya kurang persisten,  tapi tujuan yang paling penting supaya si mami gak stress. 

So inilah bed time routine saya sekarang, kadang kalau sebelum tidur si bayi bocah  malah ngajak ketawa ngakak,  becanda,  main,  ya mangga saya main sama dia sampai dia bener -bener ngantuk (bertolak belakang sih sama beberapa teori,  but Who cares?  Iya gak?).   Kadang ada saatnya saya skip story telling dan langsung full feeding,  Saya juga jarang menggunakan white nose dan lullaby song,  karena si bayi bocah cenderung kurang suka dan malah kebangun karena ketakutan.  So, lebih fleksibel aja, tergantung dengan kondisi bayi, dan kita,  kadang dia suka ngobrol sama maminya sambil nenen,  atau kadang dia suka saya diam sambil menatapnya. Dasar bayi, udah bisa aja kasih kode. Alhasil si bayi bocah bisa tidur pada puku 07.39-08.30 dan bangun hampir 2-3 jam sekali tiap malam.

Untuk night Time feeding,  kalau si bayi bocah terbangun di malam hari, yaaa cukup keluarin jurus jitu, dan nenennya bisa sambil tiduran,  simple dan selesai ,kan?   Walaupun gak bisa bohong bu,  kalau nenen terus-terusan suka pegel juga.  So,  pada akhirnya saya suka modus pergi ke WC atau ambil minum,  dan menyerahkan tugas saya pada suami tercinta.  Hihihihi. Ada yang pernah mengalami hal yang sama seperti saya?  Wkwk.  Dengan demikian,  saya gak perlu merasa baper dan lebih enjoy dalam menidurkan my little son.  Yah,  sudah kodratnya lah sebagai seorang Ibu,  semua butuh perjuangan, pengorbanan, dan tentunya kesabaran.

Akhir kata,  saya hanya bisa percaya bahwa someday someway somehow,  dia bisa tertidur sepanjang malam,  saatnya pasti tiba.  Aamiin 

 

- Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos