Rabu, 24 Juni 2015

I just need to write

Diposkan oleh emiria farahdina di 00.11
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini
I just need to write
I just need to write
I just need to write

the voice has screamed in my mind over and over again.  They’ve waited for my action because finally after many procrastination, I can make it now, yeay! I miss to write here, I mean to write here regularly. Yups, I can’t pretend to myself that writing is something I need to maintain my mental health, besides painting, running, and swimming which always be a a part of my life right now.

It has been a long time that I forgot about this blog, the last time I like to write the most last year was August. There were 13 posts. It was kind of achievement so far. I miss them so much.  Writing is one way of my therapy, which I can express myself, both idea and feeling and I can also know and understand myself better. My life also more organize, I can make a good plan which follow by certain steps in the future. I general, writing helps me to be more optimists one.

Honestly, this year I seldom to write, I’ve been busy to play with my phone just for doing nothing, that’s kind of my bad habit, doing nothing, to many idea, but less action. The good things in this year is I have wonderful time with my job, even it’s hard, sometimes so tired, but I tried to do my best I could do.  To be shadow teacher or Special Need Teacher Assistant it was not easy to do, especially for me who still have less experience. There are so many things to learn to be a better one, but sometimes so many people underestimate it or don’t understand it.

“ Never apologize for your enthusiasm, never never ever_ Ryan Adams.

I got this quote from one of my college at school. This quote really helps me a lot, to gain motivation when I feel so pessimistic if the reality seems unkind to me. Yeah, enthusiasm is one way to gain motivation. We will never know what will happen next, but if we try to do our best to fill the enthusiasm in our work, it will give good benefits to our life eventually.


Yeay, after a long time break, I was so lazy to do anything before, finally, I meet this productive day that give me spirit to write here again. I wish I can, at least, maintain this spirit for this holiday. I need to manage myself, to arrange my time wisely and effectively, so I can achieve some targets in this holiday. There many tasks are waiting to be finished. I hope I can make it. God, please help to prove it. J

Minggu, 21 Juni 2015

My Last 23 writing :)

Diposkan oleh emiria farahdina di 08.45
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini
Reflection
my room from different perspective, sorry for little messy at back :D

Now, I’m sitting in my room. I’m trying to thinking about my life.  

What things that already happened into my life since I was born?
What kinds of achievements that I’ve done?
What kind of mistakes that I’ve done?
What kind of things to learn from my experience?
What I wanna do in the future?
What I should do?
 Have I already give contribution for the other’s life?

So many questions come into my mind spontaneously and wait for the answer.

Only counting the time, seconds, minutes, hours, and I’ll be 24. Some people say that you’re still young in that age, but sometimes I feel that’s not exactly 100% true. At that age, I feel I’m mature enough to do something what I want to do and I’m mature enough to do something what I should, have to, and must do. 

Actually, I don’t know what to write now. I have so many ideas on my mind, but when I start to write them all, they just disappear at all, nothing’s left. I don’t have any idea, so how to star?

Okay, first,  I just wanna express my gratitude.
1.    I’m so happy that God gives me an opportunity to live till this time.  A million words of gratitude are still not enough to express your love God, because you give me an unlimited power of love. Thanks God, Thanks for everything.  
2.    I wanna say thanks to my family. First, my mom and dad, they always be my greatest inspiration in my life, their love, care, and faith always give me strength each day.  I’ll be forever thankful for you, Mama and Bapa. I love you J. Second, teteh, aa, a Dhonny, and neo who always know how to cheer me up no matter in bad and good time and who always be honest about everything, when anyone can’t do. My life never be complete without them. For me, my family is always be a perfect place to come back, no matter how far you go J
3.    Thanks for families and friends, thanks for their kindness, that’s mean a lot to me J

Second, My wish in this  age, As my age getting older, I wish  I’ll be better person than before, be more independence, more care, not only for yourself, but the other’s life.

One thing that always convince me that
We must believe that we are gifted for something.
 I hope I can achieve it in this year. I hope the Almighty give me an opportunity to find the way to prove it.
Be great self, a super self.

May be that’s all for, thanks for everything

Bogor, 21 June 2015; 10.30



By Emiria Farahdina

Sabtu, 20 Juni 2015

Please don't ask me that questions! XD

Diposkan oleh emiria farahdina di 09.03
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini
Okay, mungkin percakapan2 sebelumnya sering ngomongin tentang masalah status aku yang masih jomblo, yap sedikit curhat tentang kegelisahan yang melanda aku sebelumnya, sempet pusing juga sih kalo ditanya ama orang-orang, kapan nikah? udah punya calon belum?

Hal yang sering terbesit dipikiran aku "Kenapa mereka seneng banget nanyain hal itu?" "Hey, I'm still young you know, I'm still 23, bentar lagi 24 c, hehe. tapi khan tetep aja XDXDXDXD. Dan jawaban yang paling tepat dan ampuh " Aammin, doain aja ya." Yap, that's all, ampuh banget sih, tapi kalo terlalu banyak orang yang mempertanyakan hal yang sama berulang-ulang, kadang membuat sesuatu juga XDXDXD

Yeah i know, di usiaku ini memang udah wajar buat nikah, banyak temen aku yang udah nikah, bahkan udah punya anak, kalo liat medsos, liat status2 yang kadang males banget buat diliat, feel envy a little bit XD

Kadang sering juga dapet komentar dari para murid. "Ibu udah nikah belum?" terus kalo aku bilang belum, mereka nanya "udah punya pacar?" Ampuun d kepo banget ya mereka. Belum lagi suka ada murid yang komentar " Miss Emi galau, miss emi, baru diputusin pacarnya, y?" Whoaaa,,,,, betapa baik dan peduli banget ya mereka XD

Belum lagi mama yang setiap hari cerita "kapan kamu nikah?"  mama pengen punya cucu dari kamu?" kamu kapan punya pacar lagi?" mama seumuran kamu udah punya anak dua!" 
Kadang aku coba buat berpikir positif, ya, ucapan ibu adalah sebuah doa, maksud mama baik ingin mendokan yang terbaik untuk anaknya, dan aku berterimakasih banget ama mama. But, sometimes, kalo pertanyaan itu terus dipertanyakan berulang-ulang setiap hari,,, lama2 jadi menegangkan juga XDXDXDXDXDXDXDXDXDXD

Ada satu masa yang aku bener-bener menjelaskan kondisi aku ke mama soal ketidaknyamanan dan beberapa fakta lainnya. Semenjak penjelasan itu, mama mulai mengerti, dan sekarang mama jarang menanyakan hal itu lagi. Dan semenjak itu, aku jadi lebih tenang dan gak khawatir lagi. Aku juga males banget kalo harus menghabiskan waktu buat mikirin hal itu.

Makasih untuk doanya ya, Ma :)  


Dan semenjak itu, aku  cuma bisa nerima kondisi aku apa adanya, yah setiap kehidupan khan pasti ada masanya, masa jomblo, masa pacaran, dan mungkin tahap yang lebih tinggi. Nikmatilah masa-masa keberadaan kamu saat ini di tahap mana pun kamu berada, nikmatilah masa muda, manfaatkanlah waktumu dengan bijak, dan banyaklah berbuat kebaikan :)

Yap banyak-banyak berbuat kebaikan di masa mudamu, Yakinlah Tuhan pasti memberikan jalan untuk umatnya yang berbuat baik, Aamiin. 


Percakapan Sederhana dengan Mereka

Diposkan oleh emiria farahdina di 08.56
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini
Ada beberapa percakapan antara aku, Aa, Teteh, A Dhonny, dan  Neo yang kalo diingat bisa buat aku ketawa ga ada habisnya. Sebenernya percakapan tersebut adalah percakapan sederhana, yang sering terjad di kehidupan sehari-hari. Tetapi entah kenapa, percakapan ini berkesan banget buat aku.  Penasaran g, tentang apa sih kira-kira percakapan itu? Ok, Let’s see!

A. Percakapan 1:  Ga ada yang nyangkut.


a dhonny n teteh

Suatu hari ketika aq akan pergi untuk berssketsa di suatu tempat (lupa dimana itu), tiba-tiba A Dhonny berntanya:


  • A dhonny      :“Tami, mau k mana?”
  • Me               :”Mau sketsa.”
  • A dhonny      :”Gayaaaa, sibuk banget ni c Tami, padahal khan  Neo lagi di Cipaku         (baca : rumah ortu)
  • Aa                : “Dia khan sekarang banyak ikut komunitas, setiap Sabtu ikut lari, hari      Minggu ikut sketsa n klub bahasa.”
  • A dhonny      :“Wah, bnyak bgt kegiatanny c Tami, tapi kok ikut klub banyak2 gak  ada   yang nyangkut c? Kasian bgt, hahahaha!” (sambil ketawa jail  dan puas banget)

Di pikiranku pas  A Dhonny jawab seperti itu, Parah, kok bener banget, ya!

Me               :”Biarlah, aq khan niatny lurus!” (sok cuek)

Semenjak itu percakapan  berakhir, kata-kata itu terus teringat di benakku,

ikut klub bnyak kok g ada yang nyangkut
ikut klub bnyak kok g ada yang nyangkut
Kok g ada yg nyangkut
Kok g ada yg nyaangkut
Tidaaakkkk


me n Neo, salah satu foto favorit


Face painting di Festival Seni ITB, sempet jadi pusat perhatian orang pas ngelukis Neo XD

B. Percakapan Kedua : Jodohnya Tami atau Neo?

Suatu ketika saat menemani Neo menjelang tidur.

  • Me      : “Neo, sebelum tidur harus berdoa dlu, doain bunda ayah,ya!”
  • Neo    :”Iya Tami.”
  • Me      :”Doain Tami juga yaaa,,,doain Tami supaya dapet pacar. Pacar yang ganteng dan baik lahir batin, yang sayang ma ninin kiki om ayah bunda dan neo, yang.............” Tiba2 mulut terdiam untuk sekian detik dan tak sanggup berkata apa2...

Dan spontan, tiba2 Neo berkata

Neo    : “Yang banyak REZEKInya, ya, Tami?" Dengan tampang yang polos.

Terkejut dengan perkataan Neo, kok bisa c anak seumur dia kepikiran kayak gtu,sok dewasa bgt dia!”

Me      : “Kok neo tau c?”Sambil ketawa ngakak, masih terheran dan takjub ama apa yang                     baru aku denger.
Neo    : “Khan, supaya bisa beliin aku Robbboot yang banyak!” XD
Me      :”Hadeuuh, memang yang punya pacar Tami atau Neo, sih T_T


C. Percakapan ketiga: Happy Anniversary  Jomblo!!

Percakapan ini terjadi ketika mengantar Neo dan Teteh ke Bandara.
Entah dari mana awal percakapannya, tapi tiba-tiba aku bilang...


  • Me      : “Ini tepat setahun aq jomblo.” (dengan nada bangga)
  • Bunda: “Whoaaa hahaha, Tami, (sambil ketawa terbahak2), orang2 mah ngerayain         anniversary berapa lama pacaran, kamu mah malah ngerayain setahun ngejomblo, hahaha.”
  • Me      :”Whoaa biarin, ktawa sambil nangis, c Om juga jomblony lama, wee!”
  • Aa      :”Tapi, khan aq mah ga kayak kamu diinget dan dihitung seberapa lamanya, hahaha.”
  • Bunda: “Harusny pas tepat setahun itu,  kmu tiup lilin trus bikin status d media           sosial, buktiin khn g cuma orang pacaran aja yang berhak ngerayain anniversary, yang jomblo juga  bisa,  khan ,barang kali kamu bisa ciptain tren buat para jomblo =) dan kamu bisa bantu para jomblo lain buat bikin gerakan move on =)

  • Me      : “No comment, Cuma bisa ketawa ngakak.”

Yup,i t’s sounds silly, but that’s good idea

Pokoknya pas ngomong itu kita tuh ga bisa berhenti ketawa bahkan sampai batuk-batuk, kocak banget d!

D. Percakapan 4: Percakapan di mobil

Percakapan antara aku dan Aa, Sebenernya percakapan ini gak penting sih, tapi kalo inget kejadian ini, suka geli sendiri aja.


  • Aa      : “De, liat deh, aku udah beli pewangi baru nih, lebih praktis khan? Wangi lagi, dari pada beli refill botolan kayak gini mah, cepet rusak.

  • Me      : “Iya, Om, enak juga wanginya.”
  • Aa       : “Mendingan dari dulu deh beli pewangi kayak gini.”
  • Me      : “Yup.”

Keesokan harinya di mobil


  • Me      :” Om, kok wanginya udah ilang d, masa awetnya cuma sehari aja c?”
  • Om     : “Oh, iya ya, De? Padahal khn baru kemaren pasang, tapi udah ilang ya?!!”
  • Me n aa: “Hmmmm,,,, “ sambil mikir alasannya kenapa
  • Aa      : “Oia, de, aq baru inget, aku  juga masang penyerap bau d mobil ini.”
  • Me      : T_T, “ Haduh, yaiyalah om, pantesan aja wanginya ilang, penyerap bau khan                 memang menyerap semua bau yang ada, termasuk yang wangi .” XD
  • Aa      : “Oh iya ya, De.”

Yap, that’s all percakapan singkat antara aku dan Aa, memang garing, sih, tapi kocak aja kalo inget ekspresi aa yang kebingungan  cari  alasan kenapa pewanginya ga long lasting.. hohoho

E. Percakapan 5: Pilih Kemetrian


Neo's Family at Festival Seni ITB



Yap pendaftaran penerimaan calon PNS baru telah dibuka, ayo buat kamu yang tertarik dengan PNS, segeralah daftarkan dirimu! Nah, ketika pembukaan CPNS  tahun lalu, (waktu itu c niat memang menggebu-gebu buat daftar PNS, walau sekarang sudah sirna karena ada beberapa hal yang sehingga memutuskan untuk ragu, dan akhirnya telat daftarnya. Sempet bingung juga mau daftar ke mana, karena untuk tahun ini karena persaingan semakin besar, jadi cuma bisa pilih tiga posisi di satu kementrian aja, d. makanya, supaya bisa memutuskan pilihan yang tepat untuk kementrian tersebut, sempet konsultasi ke beberapa orang, yaitu orang tua, Teteh n a Dhonny.


  • A Dhonny           : “Tami, kamu tuh kalo pilih kementrian harus pertimbangin dulu, kira-kira kementrian bisa kasih kesempatan kamu buat nerusin S2 lagi atau ga, karena khan gak semua kementrian ngasih kesempatan itu.”
  • Teteh                : “Nunjuk-nunjuk kementrian c ayah tuh , Tami.”
  • A Dhonny            : trus kamu juga mesti liat menterinya itu tua, atau muda, bias any kalo tua tu strick banget, kalo muda, trus kamu juga liat juga lingkungan kerjanya. Atau gak, kamu cari aja kementrian yan berduit, kayak kementrian X, kerja dikit tapi duitnya banyak

pokoknya pada saat itu aku terus diceramahin tentang pemilihan kementrian ama Teteh dan A dhonny, kementrian A, kementrian B, dan lain-lain Kita terus berdiskusi tentang berbagai kementrian dan kita melupakan kehadiran Neo yang selama ini bener-bener memperhatikan percakapan kita, trus tiba-tiba aja Neo celetuk

Neo: “Berarti ayah, kalo kerjanya banyak, uangnya dikit dong?”

Kita semua terkaget,

Teteh dan A Dhonny: “Aduh neo kok pinter c? anak ayah dan bunda.”


Aku juga kaget kenapa c Neo bisa menyimpulkan kayak gitu, padahal dia tuh khan masih umur 4 tahun, ya ampu anak jaman sekarag pinter2 ya, beda banget ma tantenya pas zaman dulu XD


 

- Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos