Kamis, 17 Mei 2012

Lets Pray for USS

Diposting oleh emiria farahdina di 08.21
Reaksi: 
3 komentar Link ke posting ini
Hello
Mungkin untuk sebagian besar orang merasa bingung, kenapa c akhir- akhir ini gua keliatan gencar bgt mempromosikan blog gua di mana pun dan kapan pun gua berada,,,,
Jawabanya ga lain n ga bukan karena….
Penasaran khan

Yap!!!
To WIN
kompetisi blog

Negeri Holland 





Yang diselenggarakan oleh Neso
Sebenernya kompetisi blog ini adalah kompetisi tahunan yang diselenggarakan oleh Nesso Indonesia, di mana pemenang yang beruntung mendapatkan kesempatan untuk menikmati UTRECHT SUMMER SCHOOL. Bukan pertama kalinya juga gua dapet informasi tentang kompetisi blog ini. Tahun kemaren, gua juga dapet info dari a Dhonny, kaka ipar gua, yang kebetulan pernah bersekolah di negeri Holland itu. Tapi sayangnya tahun lalu gua menyia- nyiakan kesempatan itu,,, hmmm,,, karena gua terlalu takut,,, n g yakin ama kemampuan gua…
Lets Pray for USS!!!


Tahun ini, gua ga mau nyia- nyiain kesempatan gua untuk kedua kalinya,,,, at least, gua ada kemajuan  dari tahun lalu yang terlalu banyak bermimpi but doing nothing ,,, Menang atau kalah,,,, ga masalah, yang penting
I already do my best,,,
 Wish God always gives me a miracle,,, amin,,


You can also support me by comment  this link

http://mirefasdiary.blogspot.com/2012/05/going-together-for-school-policies.html
sumber gambar: google.com

Selasa, 15 Mei 2012

Zero to Hero : Bersepeda di Negeri Belanda

Diposting oleh emiria farahdina di 05.03
Reaksi: 
6 komentar Link ke posting ini


Sepeda menjadi bagian yang penting dan tidak dapat dipisahkan bagi masayarakat Belanda.

Jumlah penduduk Belanda adalah 16 juta orang dan 85%  dari mereka yang
memiliki setidaknya satu sepeda.
Terdapat 16 juta sepeda yang terdapat di Belanda dan 13 juta sepeda baru terjual tiap tahunnya.

Sepeda merupakan alat transportasi yang popular di Belanda.  Masyarakat Belanda biasanya menggunakan sepeda digunakan dalam aktivitas kesehariannya  mereka seperti pergi ke sekolah, pergi ke tempat pekerjaan, belanja, jalan- jalan , dan sebagainya. Tidak seperti di sebagian negara yang memilki persepsi buruk mengenai sepeda, misalnya sepeda itu hanya untuk orang yang miskin yang tidak mampu membeli mobil, di Belanda sepeda digunakan dari berbagai kalangan usia dan profesi.

Dari Berbagai Kalangan Usia



Dari berbagai kalangan profesi



Fakta yang lebih mengejutkan lagi adalah

Wakil Menteri Sosial Belanda Jetta Klijnsma lebih memilih naik sepeda ketimbang menggunakan mobil. Adapun alasann dia menggunakan sepeda adalah untuk kebugaran

Wow…… luar biasa bukan??

Terdapat banyak tempat yang ideal untuk ber sepeda. Pemerintah Belanda menyediakan jalur khusus untuk ber sepeda sehingga kita tidak perlu merasa khawatir apabila ada kendaraan bermotor lain yang menabrak sepeda kita dan yang lebih penting lagi kita juga tidak perlu takut terkena polusi udara karena udara di sana sangatlah bersih.
Selain itu pemerintah Belanda pun membuat peraturan yang berhubungan dengan penggunaan sepeda, kepemilikan sepeda, area  yang dapat digunakan untuk ber sepeda, bahkan rambu- rambu lalu lintas yang sengaja dirancang khusus demi ketertiban dan keselamatan pengendara sepeda.



Tidak cukup sampai di sini, Belanda, dengan berbagai  ide kreatif yang tak terbatas berusaha mengembangkan teknologi tertentu untuk memenuhi kebutuhan mereka. Sejumlah inovasi pun bermunculan, adapun beberapa inovasi tersebut akan ditampikan di bawah ini.






Sejumlah event- event  menarik yang berkaitan dengan sepeda pun sengaja dibuat untuk meningkatkan antusiasme warga dalam menggunakan sepeda. Seperti misalnya, National Cycling Day (Landelijke Fietsdag), dan The RAI Derny Race. Pada akhirnya, perjuangan mereka tidaklah sia- sia, Belanda pun terus menorehkan prestasi yang membanggakan dalam even internasional ,



Amsterdam terpilih menjadi kota no. 1 sebagai kota yang teramah bagi sepeda di dunia,

Di sini kita bisa melihat upaya baik dari pemerintah maupun warganya untuk meningkatkan antusiasme bersepeda.  Mungkin untuk sebagian kalangan  hal ini dianggap kecil bahkan tidak berguna. Namun dengan meningkatkan antusiasme bersepeda,  mereka dapat berkonstribusi pada kebersihan dan kelestarian lingkungan, menjaga ketertiban dan keteraturan di jalan raya, dan membiasakan hidup sehat.

Zero to hero, dari langkah yang kecil, masyarakat belanda dapat membuktikan kepada dunia akan kepedulian dan kontribusi mereka kepada lingkungan. Belanda juga terus mengembangkan berbagai ide kreatif dan inovasi mereka yang tanpa batas dalam upaya meningkatkan antusiasme warganya untuk menggunakan sepeda.

Fenomena yang menarik ini memberikan sebuah motivasi yang kuat kepada saya bahwa kita tidak seharusnya meremehkan hal- hal yang kecil. Sebaliknya, apabila kita dapat berpikir out of the box, kita dapat mengubah hal- hal kecil menjadi hal luar biasa, from Zero to hero.
Pemikiran masyarakat Belanda yang terbuka dan sangat kreatif, membuat saya ingin mengenal Belanda ingin belajar lebih banyak tentang Belanda, saya harap apabila ada kesempatan,

I’m going to study there!

Minggu, 13 Mei 2012

Going together for school Policies: Education for all

Diposting oleh emiria farahdina di 09.41
Reaksi: 
17 komentar Link ke posting ini

 Eventhough it is a small country, Netherland’s education system has good international reputation. The government gives high efforts to increase the levels of output and quality of its higher education. The Netherland’s excellent learning culture and research climate are well designed, that it attracts international students. Thus, it present as the best option for students who seek for environment that encourage them to be more creative in their studies. The Dutch education philosophy is to encourage students to be open-minded, and able to think and learn in a creative manner. 
            The Dutch education system has innovative policy, which is to tackle the challenges in the education for the special needs. One of them is the “Going together to school” policy. 

The ”Going together to school policy is designed to support disabled students to have equal opportunities to study in mainstream schools.  The strategy is by establishing school clusters in which mainstream and special needs schools are grouped together. This method made the schools share the responsibility of addressing the needs of special students. In primary and lower secondary education, all disabled students work towards achieving the same core objectives, so they are able to achieve their full potential. This policy has made education become more accessible for all students. 

This policy aims to decrease the number of disabled student with special educational needs in special schools and increase their integration into mainstream schools. One issue is subject to ongoing discussion, whether or not the policy is ideal to strive for schools with a student population that reflects the current multicultural nature of Dutch society. Many schools have a population with a large majority of students of Dutch origin, but there are schools with diverse school population. The current 15% of ethnic minority disabled students primarily resides in the bigger cities. In these cities, half of the schools have more than 50% immigrant disabled students, and 30% of the schools has more than 80% immigrant disabled students.

 The Netherland’s innovation in making a powerful education policy for disabled students is remarkable. Since these students are often the most challenging to teach and the most neglected by politicians and government educational policymakers in many countries, I think it is a challenging task to design a special program policy for disabled students.  The “Going together to school” policy would help students in improving their potentials. This policy provides solution to accommodate the disabled students with a wide range of possibilities.The Dutch have learned to understand and believe that disabled people have equal opportunities to utilize and maximize their interest and abilities. 


Its government also has succeeded to develop wider paradigm that
 people with special needs also have unlimited potentials just like the normal ones

This condition has motivated me to be more open-minded, and innovative. Their open and egalitarian culture, make me want to learn more about the Dutch education system.
If I have the opportunity, I really want to study there.

  
Source:

 

- Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos